Bersamaan dengan perhelatan Muktamar XXIV Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) yang resmi dibuka pada Jumat (6/2/2026) di Universitas Muhammadiyah Makassar dengan tema “Membumikan Arah Baru IPM”, Pimpinan Ranting IPM SMP Muhammadiyah 2 Cileungsi melaksanakan agenda perdana pasca Musyawarah Ranting (Musyran), yaitu Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) Masa Bakti 2026–2027.

Muktamar IPM merupakan forum permusyawaratan tertinggi yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali. Kegiatan ini bertujuan sebagai sarana regenerasi kepemimpinan serta evaluasi kinerja organisasi, agar gerakan IPM semakin berdampak dan membumi di tengah kehidupan pelajar. Muktamar XXIV diikuti oleh seluruh kader IPM se-Indonesia, baik secara luring maupun daring.

Sejalan dengan semangat Muktamar, Rakerpim IPM menjadi forum strategis tahunan untuk menyamakan visi, merumuskan, dan memaparkan program kerja dari setiap bidang dan lembaga di lingkungan IPM. Melalui Rakerpim ini, diharapkan kepemimpinan pelajar semakin kuat, agenda kerja tertata, serta gerakan pelajar berkemajuan di tingkat ranting (sekolah) dapat diwujudkan secara nyata.

Dalam sambutan Ketua Umum PP IPM, IPMawan Riandy Prawita, yang disimak dan dibaca oleh para kader, disampaikan bahwa IPM ke depan harus menjadi organisasi yang hebat dan adaptif. IPM diharapkan hadir dalam keseharian pelajar, tidak hanya melalui program-program formal, tetapi juga sebagai ruang tumbuh yang relevan dengan tantangan zaman, tanpa meninggalkan nilai keislaman, kemanusiaan, dan kebangsaan. Ia menegaskan bahwa membumikan arah baru IPM membutuhkan kerja kolektif seluruh kader. Tanpa tantangan dan gerakan bersama, kehidupan organisasi akan berjalan singkat.

Selain Rakerpim IPM, Rakerpim Hizbul Wathan (HW) juga dilaksanakan sebagai forum strategis Dewan Pasukan untuk merencanakan program kerja, mengevaluasi kinerja, serta memperkuat sistem kepanduan. Pada masa bakti 2026–2027, Rakerpim HW berfokus pada peningkatan tata kelola organisasi, kaderisasi berkelanjutan, penyusunan program kerja satu tahun ke depan, serta peningkatan kompetensi kepanduan (scouting skill) para kader.

Momentum ini semakin bermakna karena bertepatan dengan Milad ke-107 Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan yang mengusung semangat “Bertumbuh – Utuh – Tangguh”. Diharapkan para Pandu HW mampu mewujudkan berbagai program pembinaan, aktivitas kepelatihan, penguatan kelembagaan, serta kontribusi nyata di lingkungan sekolah dan masyarakat. Oleh karena itu, Rakerpim HW memfokuskan tiga hal utama: penyusunan program kerja satu tahun ke depan, peningkatan kompetensi kepanduan bagi pengurus, serta kegiatan berkelanjutan yang melibatkan seluruh siswa SMP Muhammadiyah 2 Cileungsi melalui aktivitas luar kelas yang berdampak positif bagi sekolah, persyarikatan, dan masyarakat.

Secara keseluruhan, Rakerpim Pimpinan Ranting IPM dan Dewan Pasukan HW SMP Muhammadiyah 2 Cileungsi (Mudacils) berfokus pada penyusunan program kerja hasil Musyran &  Musydep, penyamaan visi, penguatan kaderisasi, evaluasi, serta kolaborasi. Hal ini selaras dengan arahan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Bapak Panji Sempana, M.Pd, yang menegaskan bahwa seluruh kegiatan IPM dan HW harus memberikan dampak positif terhadap proses belajar mengajar, baik secara individu maupun kolektif.

Ia juga menekankan bahwa tiga level gerakan Mudacils, yaitu Disiplin Ibadah, Disiplin Belajar, dan Disiplin Berorganisasi, harus menjadi rambu utama dalam setiap perencanaan dan pelaksanaan program.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *