Cileungsi, 11 Desember 2025 — SMK Muhammadiyah 1 Cileungsi berhasil menyelenggarakan Pelatihan Pembelajaran Mendalam (PM) mulai tanggal 27 Oktober hingga 11 Desember 2025, bekerja sama dengan BMTI Provinsi Jawa Barat. Pelatihan ini diikuti oleh 39 peserta yang terdiri dari guru dan tenaga pendidik, seluruhnya hadir aktif dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung selama lebih dari satu bulan.
Pelatihan ini menggunakan model flipped learning, menggabungkan pembelajaran mandiri daring dan tatap muka luring. Seluruh rangkaian kegiatan meliputi In Service Learning 1 (IN-1), On The Job Learning (OJL), dan In Service Learning 2 (IN-2).
Tahapan Pelatihan
1. In Service Learning 1 (27–31 Oktober 2025)
Pada tahap pertama ini, peserta dibekali berbagai materi esensial seperti:
Kebijakan dasar Pembelajaran Mendalam
Penguatan Pembelajaran Berbasis Kompetensi (PPB)
Keterampilan Komunikasi, Kolaborasi, dan Kepemimpinan Pembelajaran (KKKPM)
Perencanaan dan Implementasi Pembelajaran
Instrumen Kompetensi Profesional
Tahap IN-1 menjadi fondasi pemahaman peserta sebelum praktik lapangan.
2. On The Job Learning (8 & 28 November 2025)
Peserta menerapkan hasil pembelajaran secara langsung melalui:
Berbagi hasil implementasi siklus pembelajaran
Analisis video pembelajaran
Open Class
Umpan balik antar peserta dan fasilitator
Tahap ini memperkuat kompetensi guru dalam menerapkan pendekatan pembelajaran mendalam di kelas masing-masing.
3. In Service Learning 2 (8–11 Desember 2025)
Pada tahap akhir, peserta melakukan:
Evaluasi implementasi
Presentasi hasil praktik
Persiapan dan penyelenggaraan showcase
Penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL)
Showcase menjadi kesempatan bagi peserta untuk memamerkan inovasi pembelajaran yang telah diterapkan.
Narasaumber dan Fasilitator
Pelatihan dipandu oleh fasilitator profesional lulusan TOT Calon Pengajar PM, yaitu:
Berdasarkan laporan evaluasi, pelatihan ini memberikan dampak positif yang signifikan, di antaranya:
1. Peningkatan Kompetensi
Peserta memahami penyusunan RPM dengan rumus 8-3-3-4
Mampu menciptakan alat pembelajaran sesuai kondisi sekolah masing-masing
2. Perubahan Mindset
Guru lebih terbuka, kreatif, dan inovatif
Meningkatnya kemampuan menyelesaikan masalah pembelajaran
3. Kolaborasi dan Kepedulian
Semakin kuatnya kerja sama tim antar guru
Sikap suportif dan peduli meningkat dalam aktivitas sehari-hari
Rekomendasi untuk Program Selanjutnya
Demi peningkatan kualitas pelatihan berikutnya, beberapa rekomendasi disampaikan:
Penguatan koordinasi antara penyelenggara, fasilitator, dan peserta
Peningkatan sarana prasarana pendukung
Optimalisasi waktu diskusi dan pendampingan
Pelatihan Pembelajaran Mendalam 2025 menegaskan komitmen SMK Muhammadiyah 1 Cileungsi dalam meningkatkan mutu pendidikan dan kompetensi guru. Dengan semangat kolaboratif, sekolah siap melanjutkan inovasi pembelajaran menuju generasi unggul menyongsong Indonesia Emas 2045.