Hari ini adalah momen yang sangat bersejarah bagi SD Muhammadiyah 1 Cileungsi. Untuk pertama kalinya, kita menyelenggarakan Khotmul Qur’an dan Imtihan Metode UMMI. Meski langkah kami mungkin tertatih, kami percaya, tidak ada perjuangan yang sia-sia di hadapan-Allah SWT.


Acara ini bukan sekadar prosesi seremonial belaka. Ini adalah panggung pembuktian, sebuah imtihan (uji publik) di mana anak-anak kita akan diuji secara langsung di hadapan orang tua, guru dan para penguji mengenai kelancaran membaca, tajwid, fashahah, serta hafalan Al-Qur’an mereka.
Proses untuk sampai di titik ini tidaklah mudah. Ada tetesan keringat, rasa kantuk yang dilawan oleh ananda setiap harinya, murajaah yang diulang-ulang, serta kesabaran yang luar biasa dari para guru Al Quran dan tentunya dari orang tua di rumah. Mari terus bersinergi membangun generasi unggul dalam prestasi, disiplin diri serta berakhlaq Qur’ani.


Seluruh rangkaian acara Khotmul Qur’an dan Imtihan telah selesai kita lalui bersama dengan lancar, khidmat, dan penuh haru. Serangkaian proses yang berliku dan penuh perjuangan telah khatam ananda ikhtiarkan dan bermuara pada keberhasilan yang membanggakan. Kami sangat bahagia dapat membersamai ananda dimulai dari Pramunaqasah, Munaqasah hingga puncaknya Khotmul dan Imtihan. Ananda telah berhasil menuliskan tinta emas perjuangan sebagai sejarah terbaik di sekolah kita dengan menjadi angkatan pertama pada serangkaian evaluasi ini.
Kami ingin menghaturkan jazakumullah khairan katsiran dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas perjuangan luar biasa dari Ananda sekalian yang tanpa lelah terus mengulang hafalan dan memperbagus bacaan. Terima kasih yang tak terhingga juga kami sampaikan kepada Ayah dan Bunda. Terima kasih atas segala pengorbanan waktu, tenaga, kesabaran, serta doa-doa yang tiada putus dalam mendampingi dan memotivasi Ananda dari awal persiapan hingga puncaknya hari ini. Perjuangan Ayah dan Bunda adalah pilar utama di balik keberhasilan Ananda hingga bisa berdiri di panggung khotmil hari ini.


Momen hari ini bukanlah akhir, melainkan gerbang pembuka. Harapan kami, semoga apa yang telah diraih ini menjadi berkah dan cahaya dalam kehidupan Ananda. Semoga Ananda senantiasa istiqomah menjaga hafalannya, terus semangat menambah ayat-ayat baru, dan tumbuh menjadi generasi Ahlul Qur’an yang berakhlak mulia serta berbakti kepada kedua orang tua.🤲

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *