Cileungsi, 23 Agustus 2026. SMK Muhammadiyah 1 Cileungsi kembali menunjukkan eksistensinya di bidang pendidikan vokasi dengan mengirimkan salah satu instruktur pengelasan terbaiknya yaitu Andrie Pachlevy Adi Permana untuk mendukung kegiatan Bimbingan Teknis Wirausaha Baru Industri Kecil Menengah (WUB IKM) yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka, Kementerian Perindustrian Republik Indonesia.
Penunjukan tersebut disampaikan melalui surat resmi bernomor 0022/LNO/08/2026 tertanggal 12 Agustus 2026 dari PT Latar Nirwana Organizer, selaku pihak pelaksana kegiatan yang ditunjuk Kementerian Perindustrian. Dalam surat yang ditandatangani oleh Direktur PT Latar Nirwana Organizer, Randi Nurmarandi, pihak sekolah dimohon untuk menyediakan satu orang instruktur pengelasan guna mendampingi peserta pelatihan wirausaha baru.
Kegiatan bertajuk “Penumbuhan dan Pengembangan Wirausaha Baru Industri Kecil di Daerah Istimewa Yogyakarta” ini berlangsung pada 19–22 Agustus 2026 di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan diikuti oleh sekitar 25 peserta yang merupakan calon wirausahawan baru di sektor industri kecil.
Spanduk kegiatan Bimbingan Teknis WUB IKM Kementerian Perindustrian di Kabupaten Gunungkidul, DIY.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan pembekalan materi di dalam kelas sebagai pengantar sebelum memasuki sesi praktik. Materi disampaikan langsung oleh instruktur dengan memanfaatkan media proyektor agar peserta lebih mudah memahami konsep dasar pengelasan dan pembuatan produk furnitur berbahan besi.
Sesi pemberian materi di dalam kelas sebelum peserta turun ke lapangan praktik.
Setelah sesi teori, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung di area kerja. Di bawah bimbingan instruktur, peserta dilatih mengukur, memotong, merakit, dan menyambung rangka besi menjadi kerangka furnitur menggunakan teknik pengelasan dasar. Pendampingan dilakukan secara intensif agar setiap peserta memahami prosedur kerja yang aman dan sesuai standar.
Peserta pelatihan mempraktikkan perakitan rangka besi untuk furnitur di bawah pendampingan instruktur.
Hasil praktik para peserta membuahkan sejumlah produk furnitur fungsional berbahan dasar besi berupa meja, kursi, dan rak dengan finishing rapi dan siap digunakan. Produk-produk tersebut menjadi bukti nyata bahwa peserta mampu menyerap dan mengaplikasikan materi pengelasan yang diajarkan selama pelatihan.
Produk furnitur besi hasil karya peserta pelatihan WUB IKM, berupa meja, kursi, dan rak.
Kepercayaan yang diberikan oleh Kementerian Perindustrian melalui PT Latar Nirwana Organizer ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi SMK Muhammadiyah 1 Cileungsi. Keterlibatan instruktur sekolah dalam kegiatan berskala nasional tersebut sekaligus menegaskan kualitas kompetensi keahlian Teknik Pengelasan yang dimiliki sekolah, sekaligus memperluas jejaring kerja sama dengan instansi pemerintah dan dunia industri.
Pihak sekolah berharap partisipasi ini dapat terus berlanjut pada kegiatan-kegiatan pengembangan wirausaha industri kecil berikutnya, sekaligus menjadi motivasi bagi siswa dan guru untuk terus meningkatkan kompetensi di bidang pengelasan.